Pernah nonton "Kabayan Nyaba Ka Kota"??? alias Kabayan berkunjung ke kota. Mungkin seperti dialah kondisi saya saat itu. I was there by my own self with diferent of Culture, Technology and custom...
Setelah bercengkrama dengan pihak imigrasi yang cukup friendly maka mulailah saya masuk Harbor Front yang cukup besar, bahkan sangat besar dibandingkan dengan pelabuhan batu ampar. I've never seen a city as clean as Singapore....
Harbor Front begitu luas, banyak toko yang jual makanan hingga pakaian. sebenarnya saya sudah mengantongi beberapa tempat untuk dikunjungi namun bingung bagaimana cara menuju kesana. Untungnya Singapore punya fasilitas penunjuk tempat wisata dan fasilitas yang sangat baik. Dapat kulihat jelas pilihan transportasi berikut penunjuk yang mengarahkan menuju ke tempat naik transportasi itu, ada beberapa pilihan:
1. MRT (Mass Rapid Transportation) atau dahulu biasa saya kenal kereta subway.
2. Taxi
3. Bus
4. SMRT , saya masih aga bingung dengan yang ini. Berupa Taxi yang ditumpangi lebih dari satu pelanggan/penumpang.
Pilihan yang paling saya anggap effisien ialah MRT, namun I don't know how to use it... pertama saya tanya kepada seorang pelajar wanita bagaimana cara menggunakan MRT namun bahasanya yang sangat tidak English (sangat Singlish) membuat saya tidak dapat menangkap maksudnya. lalu saya bertanya pada seorang dewasa dengan bau alkohol di mulutnya namun tetap ia tidak berbahasa Inggris, Chinese
MRT pilihan transportasi yang canggih
ternyata MRT Ticket machine tidak saya dapat mengenali uang logam saja namun uang kertas dengan beberapa nominal, alamak betapa tertinggal nya aku atau betapa tertinggalnya
Clarke Quay
Tujuan pertama ini dikarenakan ada satu wahana di sini, Extreme Bungee Jump. Berupa sebuah kerangka
puas keliling Clarke Quay saya menuju China Town...
China Town
masih menggunakan MRT saya menuju China town. Kata orang-orang di sini cukup murah untuk berbelanja souvernir, hingga akhirnya saya tahu bahwa orang-orang tersebut cukup tertipu bila mengatakan itu murah. Di China Town sangat padat, Singapore sangat unik, begitu kita masuk daerah tertentu maka daerah tersebut benar2 mempresentasikan namanya. China town berasa kita di China dengan bahasa, tulisan dll menggunakan China. Saya teringat dengan titipan adik saya, MP3 player. di satu toko saya akhirnya bisa menawar dengan harga cukup baik SGD 20 bila saya tidak salah. Lalu saya membeli souvenir, gantungan kunci, magnet, cincin, cincin jam, gantungan HP etc... but chnatown is not a comfort place
Orchard Road
Ooohhhh............... pernah dengan tentang orchard road kawan. menurut bangsa kita di sana salah satu
Little India
saya belum Sholat Dzuhur, by browsing di internet saya mengetahui ada mesjid di China Town dan Little India namun saya tidak menemukan di China town akhirnya dengan MRT saya ke Little India. Jameela Mesjid... Little india benar-benar mempresentasikan India, aga kumuh, ada peramal2 di samping2 bangunan , banyak toko yang menjual perlengkapan mereka sembahyang. Cukup sulit menemukan Mesjid tersebut namun akhirnya saya berjalan ke arah yang benar. Beberapa meter sebelum masjid saya berjalan disamping seorang muslim india, "Sorry do you know where Jameela Mesjid is?" dengan bahasa inggrisnya yang kurang baik dia menunjukan tidak jauh lagi dan kita mempunyai tujuan yang sama, Jameela.
Mesjid itu sangat unik, tid
Clark Quay .... again
Akhirnya saya tidak memutuskan untuk membeli makanan di Little India. Waktu di Clark Quay sebelumnya saya melihat Sepatu Puma discount 50%... jarang banget di indonesia puma disc sampe segitu. akhirnya ku
Harbor Front
ada kejadian memalukan sewaktu saya pulang ke batam. Saya menyepelekan tentang foreign currency. Di dompet udah ga ada SGD lagi, saya lupa seaport tax harus pake SGD akhirnya pas mo bayar saya minta pake IDR tapi mereka tidak terima rupiah heheh... akhirnya sy titip dulu pasport dan withdrawal ke OCBC ATM karena saya pegang NISP atm...
Perjalanan Sore menuju magrib membuat saya melihat singapore as a city light... Lelah sekali rasanya. pukul 7 kurang akhirnya tiba di batu ampar, pa yusuf sudah menunggu dan langsung kuteruskan ke Bundo Kanduang rumah makan padang...