Fraud atau kecurangan sangat tidak asing ditelinga bahkan batin kita. Bila kita mencoba untuk jujur akan hal ini maka saya rasa hampir bisa dipastikan setiap orang di dunia ini pernah melakukan kecurangan...
TIDAK SETUJU!!!!@@#!#@$@
Mungkin bagi manusia yang merasa bersih Officially Clean Human (OCH) istilah baru saya, maka akan menolak pernyataan tak berdasar diatas. Perlu kita ungkap agar pemahaman terhadap kecurangan itu mendekati pemahaman yang searah.
Batasan terhadap Fraud itu berbeda-beda bagi setiap pikiran manusia. sebagian akan mengatakan Fraud itu terjadi bila kita melanggar pasal-pasal yang tertuang dalam kumpulan peraturan , Form Over Than Substance. Bisa kita lihat contohnya seperti pengacara, hakim , dan pihak yang selalu berlindung dalam pasal2 peraturan.
Namun Bisa juga kita perluas bahwa Secara substansi Fraud adalah kecurangan, Kecurangan Terhadap APA? terhadap outcome atau dampak dari kegiatan yang dimana outcome tersebut adalah buruk. Oleh karena itu bagi yang lebih suka dengan menggunakan Substansi secara sejati Substance Over Than Form menilai peraturan itu tidaklah sempurna, kecuali peraturan yang dibuat oleh Allah. Dalam pemahaman ini maka ketika tidak ada peraturan yang dilarang namun secara substansi hal yang dilakukannya tersebut berdampak buruk terhadap suatu hal maka kegiatan ini bisa dianggap sebagai FRAUD. Atau bahkan bila dinilai peraturan tersebut atau batasan aturan yang ada itu tidak baik maka bila mengikuti batasan tersebut pun akan dianggap Fraud.
Ketika kita ditanya apakah kita pernah melakukan Fraud , maka saya rasa sebagian besar dari kita akan menjawab Ya, saya pernah. Saya pun melakukannya. To be Honest.
Rabu, 30 Juni 2010
Senin, 25 Januari 2010
Jangan Berhenti Bermimpi Kawan
Jakarta, 25 Januari 2010
Hampir genap 2 bulan saya kerja di tempat baru, yah PNS. Intinya pengabdian pada negara. bersamaan dengan itu pun saya dijalari ketakutan akan impian. Takut tidak akan mencapai apa yang saya impikan namun arai selalu berkata
"jika tidak bermimpi, maka apa yang dimiliki oleh orang-orang seperti kita. Bermimpilah makan tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu" di sadur dari Sang Pemimpi
Jadi teruslah bermimpi kawan !!!
Angin semangat
Lama sudah tak merasa kembali seperti sedia kala. Biar kuceritakan sedikit mengenai sang angin.
Dia bagaikan kumpulan atom yg sangat padat yang tersimpan dalam roti yang sedang kamu makan. dia masuk melalui mulut mu dan meledak saat di tenggorokan tepatnya sesaat sebelum sampai ke lambung. Ledakan itu sangat dashyat bahkan lebih baik ketimbang air sejuk saat kamu baru selesai olah ragi bersama teman sekolah dasar. Angin itu datang dengan tiba-tiba dan sangat mebuatmu girang bukan kepayang, semua energi terasa jalan bersama aliran darah, semangat yang membuncah dan membuatmu bergairan bukan kepayang hingga kamu ingin berlari kencang dan terus berlari bahagia.
Angin itu yang membuatmu tersenyum dalam meraih impian. Ketika ia datang maka yang ada hanyalah semangat, kedamaian dan energi.
Dulu sering kali angin semangat itu datang namun sekaran ia enggan bahkan hanya untuk bertegur sapa. Dulu masa depan sangatlah buram dan luas hingga tidak ada bayangan akan masa depan. Dan disaat itulah angin yang selalu dirindu datang menyelimuti hingga kedalam kalbu. Dulu masa depan bagaikan salah satu sisi pada segitiga, luas dan banyak yang ingin ditempatkan sebagai impian.
sekarang, saat ini dimana masa depan terlihat kabur, lebih baik sedikit ketimbang buram maka masa depan itu seperti mengkerucut. Dan sialnya disaat seperti ini angin tersebut sangat sombong untuk memeluk bahkan bertegur sapa.
Percayalah kawan, ketika dia datang memelukmu maka kau akan berani adu cepat berlari dengan bus damri di jalan tol
Dia bagaikan kumpulan atom yg sangat padat yang tersimpan dalam roti yang sedang kamu makan. dia masuk melalui mulut mu dan meledak saat di tenggorokan tepatnya sesaat sebelum sampai ke lambung. Ledakan itu sangat dashyat bahkan lebih baik ketimbang air sejuk saat kamu baru selesai olah ragi bersama teman sekolah dasar. Angin itu datang dengan tiba-tiba dan sangat mebuatmu girang bukan kepayang, semua energi terasa jalan bersama aliran darah, semangat yang membuncah dan membuatmu bergairan bukan kepayang hingga kamu ingin berlari kencang dan terus berlari bahagia.
Angin itu yang membuatmu tersenyum dalam meraih impian. Ketika ia datang maka yang ada hanyalah semangat, kedamaian dan energi.
Dulu sering kali angin semangat itu datang namun sekaran ia enggan bahkan hanya untuk bertegur sapa. Dulu masa depan sangatlah buram dan luas hingga tidak ada bayangan akan masa depan. Dan disaat itulah angin yang selalu dirindu datang menyelimuti hingga kedalam kalbu. Dulu masa depan bagaikan salah satu sisi pada segitiga, luas dan banyak yang ingin ditempatkan sebagai impian.
sekarang, saat ini dimana masa depan terlihat kabur, lebih baik sedikit ketimbang buram maka masa depan itu seperti mengkerucut. Dan sialnya disaat seperti ini angin tersebut sangat sombong untuk memeluk bahkan bertegur sapa.
Percayalah kawan, ketika dia datang memelukmu maka kau akan berani adu cepat berlari dengan bus damri di jalan tol
Senin, 22 September 2008
First step abroad... Singapore Episode (2nd)
Still In Harbor Front
Pernah nonton "Kabayan Nyaba Ka Kota"??? alias Kabayan berkunjung ke kota. Mungkin seperti dialah kondisi saya saat itu. I was there by my own self with diferent of Culture, Technology and custom...

Setelah bercengkrama dengan pihak imigrasi yang cukup friendly maka mulailah saya masuk Harbor Front yang cukup besar, bahkan sangat besar dibandingkan dengan pelabuhan batu ampar. I've never seen a city as clean as Singapore....
Harbor Front begitu luas, banyak toko yang jual makanan hingga pakaian. sebenarnya saya sudah mengantongi beberapa tempat untuk dikunjungi namun bingung bagaimana cara menuju kesana. Untungnya Singapore punya fasilitas penunjuk tempat wisata dan fasilitas yang sangat baik. Dapat kulihat jelas pilihan transportasi berikut penunjuk yang mengarahkan menuju ke tempat naik transportasi itu, ada beberapa pilihan:
1. MRT (Mass Rapid Transportation) atau dahulu biasa saya kenal kereta subway.
2. Taxi
3. Bus
4. SMRT , saya masih aga bingung dengan yang ini. Berupa Taxi yang ditumpangi lebih dari satu pelanggan/penumpang.
Pilihan yang paling saya anggap effisien ialah MRT, namun I don't know how to use it... pertama saya tanya kepada seorang pelajar wanita bagaimana cara menggunakan MRT namun bahasanya yang sangat tidak English (sangat Singlish) membuat saya tidak dapat menangkap maksudnya. lalu saya bertanya pada seorang dewasa dengan bau alkohol di mulutnya namun tetap ia tidak berbahasa Inggris, Chinese
. Sempat mau putus asa akhirnya saya naik ke tempat taxi, dengan konsekuensi harga yang mahal namun taxi pun tidak ada yang stand by dan yang jalan pun tidak ada yang berhenti... setelah hampir 1 jam selama bertanya tentang MRT dan Taxi akhirnya saya ke putuskan kembali ke tempat MRT mempelajari peta lalu bertanya kepada seorang PRIA Alhamdulilah dengan bahasa Inggrissnya yang baik saya dapat mengerti dengan mudah.
MRT pilihan transportasi yang canggih
ternyata MRT Ticket machine tidak saya dapat mengenali uang logam saja namun uang kertas dengan beberapa nominal, alamak betapa tertinggal nya aku atau betapa tertinggalnya
negaraku tercinta ini. setelah menukarkan koin ke counter lalu sy mulai menggunakan MRT dengan tujuan ke Clarke Quay. Bersih, teratur, dan cepat.... itulah kesan saya terhadap MRT.
Clarke Quay
Tujuan pertama ini dikarenakan ada satu wahana di sini, Extreme Bungee Jump. Berupa sebuah kerangka
bola raksasa dan kita bisa terikat duduk didalamnya dan bola tersebut dipentalkan berkali-kali ke angkasa.... begitu tiba di clarke quay saya harus melewati mall, the center baru dapat menuju ke Bungee Jump. Sayang wahana tersebut baru buka pukul 3 sore d
an tiketnya pun cukup mahal SGD 35...
puas keliling Clarke Quay saya menuju China Town...
China Town
masih menggunakan MRT saya menuju China town. Kata orang-orang di sini cukup murah untuk berbelanja souvernir, hingga akhirnya saya tahu bahwa orang-orang tersebut cukup tertipu bila mengatakan itu murah. Di China Town sangat padat, Singapore sangat unik, begitu kita masuk daerah tertentu maka daerah tersebut benar2 mempresentasikan namanya. China town berasa kita di China dengan bahasa, tulisan dll menggunakan China. Saya teringat dengan titipan adik saya, MP3 player. di satu toko saya akhirnya bisa menawar dengan harga cukup baik SGD 20 bila saya tidak salah. Lalu saya membeli souvenir, gantungan kunci, magnet, cincin, cincin jam, gantungan HP etc... but chnatown is not a comfort place
Orchard Road
Ooohhhh............... pernah dengan tentang orchard road kawan. menurut bangsa kita di sana salah satu
tempat terbaik untuk berbelanja... ternyata itu benar kawan hanya dengan satu catatan : U are have a huge number of income. bagi orang seperti saya hanya bisa membeli sebuah kaos discount bertuliskan I Love Singapore serga SGD 10, tapi jangan salah mereknya Giordano boy .... Sudah kujanjikan untuk si Ipeh. Di pedestrian banyak gerobak yang menjual Ice Cream potong dan mineral water. dengan SGD 1 saya membeli air mineral, rasanya haus sekali.
Little India
saya belum Sholat Dzuhur, by browsing di internet saya mengetahui ada mesjid di China Town dan Little India namun saya tidak menemukan di China town akhirnya dengan MRT saya ke Little India. Jameela Mesjid... Little india benar-benar mempresentasikan India, aga kumuh, ada peramal2 di samping2 bangunan , banyak toko yang menjual perlengkapan mereka sembahyang. Cukup sulit menemukan Mesjid tersebut namun akhirnya saya berjalan ke arah yang benar. Beberapa meter sebelum masjid saya berjalan disamping seorang muslim india, "Sorry do you know where Jameela Mesjid is?" dengan bahasa inggrisnya yang kurang baik dia menunjukan tidak jauh lagi dan kita mempunyai tujuan yang sama, Jameela.
Mesjid itu sangat unik, tid
ak besar namun cukup unik dengan kaligrafi dan coretan2 di dinding. Masjid dua tingkat ini menyisakan ruang kosong berbentuk bulat di tengahnya, inilah yang menurut saya unik. Setelah solat orang yang saya jumpai tadi mendekati, dia memperkenalkan diri sebagai kepala sekolah sebuah pesantren di India. Dia mengutarakan bahwa pesantrennya tersebut sedang di renovasi dan butuh biaya. "actually i have no dollar anymore, do accept if in IDR? " akhirnya saya beri lima puluh ribu rupiah "How much is it if convert to USD?" it's around USD 11. Dia langsung kaget, "don't you have 100 dollar???" heheh..... "sorry i'm not a rich person. But Insya Allah i'm ikhlas.
Clark Quay .... again
Akhirnya saya tidak memutuskan untuk membeli makanan di Little India. Waktu di Clark Quay sebelumnya saya melihat Sepatu Puma discount 50%... jarang banget di indonesia puma disc sampe segitu. akhirnya ku
putuskam membeli Slip Shoes seharga SGD 45. Ice cream kubeli dengan 1 SGD, enak sekali rasanya hingga di rumah teteh saya mengingatkan akan kehalalan nya... huh....... kenapa ga inget coba yah :(
Harbor Front
ada kejadian memalukan sewaktu saya pulang ke batam. Saya menyepelekan tentang foreign currency. Di dompet udah ga ada SGD lagi, saya lupa seaport tax harus pake SGD akhirnya pas mo bayar saya minta pake IDR tapi mereka tidak terima rupiah heheh... akhirnya sy titip dulu pasport dan withdrawal ke OCBC ATM karena saya pegang NISP atm...
Perjalanan Sore menuju magrib membuat saya melihat singapore as a city light... Lelah sekali rasanya. pukul 7 kurang akhirnya tiba di batu ampar, pa yusuf sudah menunggu dan langsung kuteruskan ke Bundo Kanduang rumah makan padang...
Pernah nonton "Kabayan Nyaba Ka Kota"??? alias Kabayan berkunjung ke kota. Mungkin seperti dialah kondisi saya saat itu. I was there by my own self with diferent of Culture, Technology and custom...
Setelah bercengkrama dengan pihak imigrasi yang cukup friendly maka mulailah saya masuk Harbor Front yang cukup besar, bahkan sangat besar dibandingkan dengan pelabuhan batu ampar. I've never seen a city as clean as Singapore....
Harbor Front begitu luas, banyak toko yang jual makanan hingga pakaian. sebenarnya saya sudah mengantongi beberapa tempat untuk dikunjungi namun bingung bagaimana cara menuju kesana. Untungnya Singapore punya fasilitas penunjuk tempat wisata dan fasilitas yang sangat baik. Dapat kulihat jelas pilihan transportasi berikut penunjuk yang mengarahkan menuju ke tempat naik transportasi itu, ada beberapa pilihan:
1. MRT (Mass Rapid Transportation) atau dahulu biasa saya kenal kereta subway.
2. Taxi
3. Bus
4. SMRT , saya masih aga bingung dengan yang ini. Berupa Taxi yang ditumpangi lebih dari satu pelanggan/penumpang.
Pilihan yang paling saya anggap effisien ialah MRT, namun I don't know how to use it... pertama saya tanya kepada seorang pelajar wanita bagaimana cara menggunakan MRT namun bahasanya yang sangat tidak English (sangat Singlish) membuat saya tidak dapat menangkap maksudnya. lalu saya bertanya pada seorang dewasa dengan bau alkohol di mulutnya namun tetap ia tidak berbahasa Inggris, Chinese
MRT pilihan transportasi yang canggih
ternyata MRT Ticket machine tidak saya dapat mengenali uang logam saja namun uang kertas dengan beberapa nominal, alamak betapa tertinggal nya aku atau betapa tertinggalnya
Clarke Quay
Tujuan pertama ini dikarenakan ada satu wahana di sini, Extreme Bungee Jump. Berupa sebuah kerangka
puas keliling Clarke Quay saya menuju China Town...
China Town
masih menggunakan MRT saya menuju China town. Kata orang-orang di sini cukup murah untuk berbelanja souvernir, hingga akhirnya saya tahu bahwa orang-orang tersebut cukup tertipu bila mengatakan itu murah. Di China Town sangat padat, Singapore sangat unik, begitu kita masuk daerah tertentu maka daerah tersebut benar2 mempresentasikan namanya. China town berasa kita di China dengan bahasa, tulisan dll menggunakan China. Saya teringat dengan titipan adik saya, MP3 player. di satu toko saya akhirnya bisa menawar dengan harga cukup baik SGD 20 bila saya tidak salah. Lalu saya membeli souvenir, gantungan kunci, magnet, cincin, cincin jam, gantungan HP etc... but chnatown is not a comfort place
Orchard Road
Ooohhhh............... pernah dengan tentang orchard road kawan. menurut bangsa kita di sana salah satu
Little India
saya belum Sholat Dzuhur, by browsing di internet saya mengetahui ada mesjid di China Town dan Little India namun saya tidak menemukan di China town akhirnya dengan MRT saya ke Little India. Jameela Mesjid... Little india benar-benar mempresentasikan India, aga kumuh, ada peramal2 di samping2 bangunan , banyak toko yang menjual perlengkapan mereka sembahyang. Cukup sulit menemukan Mesjid tersebut namun akhirnya saya berjalan ke arah yang benar. Beberapa meter sebelum masjid saya berjalan disamping seorang muslim india, "Sorry do you know where Jameela Mesjid is?" dengan bahasa inggrisnya yang kurang baik dia menunjukan tidak jauh lagi dan kita mempunyai tujuan yang sama, Jameela.
Mesjid itu sangat unik, tid
Clark Quay .... again
Akhirnya saya tidak memutuskan untuk membeli makanan di Little India. Waktu di Clark Quay sebelumnya saya melihat Sepatu Puma discount 50%... jarang banget di indonesia puma disc sampe segitu. akhirnya ku
Harbor Front
ada kejadian memalukan sewaktu saya pulang ke batam. Saya menyepelekan tentang foreign currency. Di dompet udah ga ada SGD lagi, saya lupa seaport tax harus pake SGD akhirnya pas mo bayar saya minta pake IDR tapi mereka tidak terima rupiah heheh... akhirnya sy titip dulu pasport dan withdrawal ke OCBC ATM karena saya pegang NISP atm...
Perjalanan Sore menuju magrib membuat saya melihat singapore as a city light... Lelah sekali rasanya. pukul 7 kurang akhirnya tiba di batu ampar, pa yusuf sudah menunggu dan langsung kuteruskan ke Bundo Kanduang rumah makan padang...
Selasa, 16 September 2008
Stuck in a moment (september)
Selasa, 16 September 2008
Masih jam 3 sore, rasanya berat sekali akhir-akhir ini. Masih kunanti angin semangat itu, dimana bisa mengembuskan kencang seluruh adrenalinmu dalam menjalani hidup. Yang selalu dapat membuatmu meloncat-loncat seperti kembang api atau petasan saat bulan Puasa. Masih kunanti, agar aku dapat terbang tinggi lagi jauh meninggalkan khayalan orang di sekitarku. Mungkin rasanya seperti ada semut yang menggelitik dalam telingamu, atau pernahkah kau merasa ada sesuatu yg sangat menggelitik dalam darahmu. Itulah angin semangat yang bisa membuatmu melebihi jangkauanmu.
Sore ini semua terasa kaku, angin itu tak kunjung tiba. Mungkin saja aku sedang tersesat karena kabut pekat, hingga kadang ku bingung dengan arah haluan. Dalam diri seperti ada perdebatan, dan itu datang dari tempat yang sangat dalam, dalam bahkan kau tidak bisa melihat dengan mata terbuka. Perdebatan antara dua sifat manusia:
"Ridz, kemana impianmu, semua rencanamu, kemana tujuannmu akan hidup selama ini??? ini hanya sebagian dari perjalanannmu. Ayo kawan, jangan kau diam tersungkur dalam lembah nan pekat ini"
"Tapi bukankah ini terlalu melelahkan? saya pun bingung kemana impiannya saya yang selalu saya gantung di depan kepala saya. angin itu pun tak kunjung datang."
mungkin saya sedang lelah saja, butuh sesuatu yang menggelitik hati ini. Ingat pepatah classic, kenyataan itu jauh lebih sulit dan menyakitkan. Itu benar, tampaknya sangat sulit ketika enkau memiliki impian di angkasa namun pada kenyataannya kau hanya mempunyai tangga untuk menggapainya.
bukankah perasaan ini siklus saja? dulu saya pernah merasakannya, dan itu berlalu. namun kemana angin itu.... padahal saya sudah berjanji untuk tidak mengeluh. Allah terlalu sayang pada saya, dan rasanya saya menjadi anak yang sangat bebal.
Baiklah kalau memaksa, kau pasti tak mengerti apa yang kuutarakan kawan.... baiklah akan ku coba dengan bahasa manusia.
awal bulan ini adalah bertepatan dengan bulan Ramadhan, dan bertepatan pula dengan awal kuliah. Ternyata kuliah malam di UI tidak mudah, diluar tebakan saya. Materi yang disajikan benar2 real seperti kelas reguler, dan begitu pun dengan tugas. kadang cape aja, pergi dari kantor jam 5, nyampe kampus jam 6. istirahat, solat, makan kecil trus lanjut kuliah. begitupun dengan tugas, rasanay butuh 36 jam dalam satu hari.
Just wish me, mudah2an saya bisa survive sampe lulus....
hei kawan biar kuberitahu kau sedikit rahasia.... saat ini saya sedang dekat dengan wanita. tak ada hal khusus dalam menyukainya, dan hingga saat ini saya masih meraba-raba harus kemana perjalanan ini. Masih ingatkah akan pernyataanku tempo hari??? yup, sy tidak sedang mencari seorang pacar, lebih tepatnya saya mencari pasangan hidup. tapi bukankah itu teramat sulit? sulit sekali bahkan, sampe2 saya ga tau harus gimana? tampaknya hari ini dia sedang marah, sama saya. tapi bingung juga marah kenapa yah... ah wanita.....
Boleh saya tanya? apa ini semua terlalu menakutkan? maksud saya dengan pasangannmu. Apa kamu yakin, arhghghghh scarry... Andai saja semangat itu selalu membuncah seperti andrea hirata...
Masih jam 3 sore, rasanya berat sekali akhir-akhir ini. Masih kunanti angin semangat itu, dimana bisa mengembuskan kencang seluruh adrenalinmu dalam menjalani hidup. Yang selalu dapat membuatmu meloncat-loncat seperti kembang api atau petasan saat bulan Puasa. Masih kunanti, agar aku dapat terbang tinggi lagi jauh meninggalkan khayalan orang di sekitarku. Mungkin rasanya seperti ada semut yang menggelitik dalam telingamu, atau pernahkah kau merasa ada sesuatu yg sangat menggelitik dalam darahmu. Itulah angin semangat yang bisa membuatmu melebihi jangkauanmu.
Sore ini semua terasa kaku, angin itu tak kunjung tiba. Mungkin saja aku sedang tersesat karena kabut pekat, hingga kadang ku bingung dengan arah haluan. Dalam diri seperti ada perdebatan, dan itu datang dari tempat yang sangat dalam, dalam bahkan kau tidak bisa melihat dengan mata terbuka. Perdebatan antara dua sifat manusia:
"Ridz, kemana impianmu, semua rencanamu, kemana tujuannmu akan hidup selama ini??? ini hanya sebagian dari perjalanannmu. Ayo kawan, jangan kau diam tersungkur dalam lembah nan pekat ini"
"Tapi bukankah ini terlalu melelahkan? saya pun bingung kemana impiannya saya yang selalu saya gantung di depan kepala saya. angin itu pun tak kunjung datang."
mungkin saya sedang lelah saja, butuh sesuatu yang menggelitik hati ini. Ingat pepatah classic, kenyataan itu jauh lebih sulit dan menyakitkan. Itu benar, tampaknya sangat sulit ketika enkau memiliki impian di angkasa namun pada kenyataannya kau hanya mempunyai tangga untuk menggapainya.
bukankah perasaan ini siklus saja? dulu saya pernah merasakannya, dan itu berlalu. namun kemana angin itu.... padahal saya sudah berjanji untuk tidak mengeluh. Allah terlalu sayang pada saya, dan rasanya saya menjadi anak yang sangat bebal.
Baiklah kalau memaksa, kau pasti tak mengerti apa yang kuutarakan kawan.... baiklah akan ku coba dengan bahasa manusia.
awal bulan ini adalah bertepatan dengan bulan Ramadhan, dan bertepatan pula dengan awal kuliah. Ternyata kuliah malam di UI tidak mudah, diluar tebakan saya. Materi yang disajikan benar2 real seperti kelas reguler, dan begitu pun dengan tugas. kadang cape aja, pergi dari kantor jam 5, nyampe kampus jam 6. istirahat, solat, makan kecil trus lanjut kuliah. begitupun dengan tugas, rasanay butuh 36 jam dalam satu hari.
Just wish me, mudah2an saya bisa survive sampe lulus....
hei kawan biar kuberitahu kau sedikit rahasia.... saat ini saya sedang dekat dengan wanita. tak ada hal khusus dalam menyukainya, dan hingga saat ini saya masih meraba-raba harus kemana perjalanan ini. Masih ingatkah akan pernyataanku tempo hari??? yup, sy tidak sedang mencari seorang pacar, lebih tepatnya saya mencari pasangan hidup. tapi bukankah itu teramat sulit? sulit sekali bahkan, sampe2 saya ga tau harus gimana? tampaknya hari ini dia sedang marah, sama saya. tapi bingung juga marah kenapa yah... ah wanita.....
Boleh saya tanya? apa ini semua terlalu menakutkan? maksud saya dengan pasangannmu. Apa kamu yakin, arhghghghh scarry... Andai saja semangat itu selalu membuncah seperti andrea hirata...
Minggu, 22 Juni 2008
First step abroad... Singapore Episode
Teringat waktu kecil ketika semua teramat polos. Begitupun dengan mimpi, gugusan bintang di langit yang selalu berkelompok dengan wibawanya telah menjadi teman sejati ketika seorang anak kecil menginginkan terbang ke alam luar.
Pagi itu terasa berbeda dengan pagi lainnya. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan cuaca, hanya saja pagi itu saya bergegas check out untuk pindah hotel dan menyeberang ke Singapura. Jam masih menunjukan pukul tujuh ketika saya sampai pada Grand Park hotel di Batam. Check in hotel terpagi yang saya pernah lakukan. Alasannya simple, hotel sebelumnya, Singapura, yang letaknya hanya beberapa puluh meter dari grand park benar-benar membuat saya tersiksa. Hotel yang pengap, kotor, AC mati, serta setelah saya perhatikan hotel tersebut merupakan hotel yang biasa dipakai oleh Pasangan Kumpul Kebo. Dengan 80 ribu saya mengambil 1 kamar setelah jatah gratis di Hotel Novotel bintang tiga habis. Alasan mengambil Hotel Singapura cukup sederhana, dekat dengan kantor agent dan sangat dekat dengan Mesjid, tapi.....
Setelah check in dengan cepat, saya hanya menaruh carrier serta menitipkan Cucian kepada Laundry.Saya langsung menggendong tas hitam untuk mencari sarapan, nasi Goreng sebelah hotel menjadi pilihan saat itu, di pagi-pagi begini memang nasi goreng bukan menjadi makanan yang aneh di batam.
"Pa Yusuf, saya sedang sarapan. Bisa jemput saya setengah jam lagi? saya ada di tukang nasi goreng sebelah hotel" pembicaraan singkat dengan pa Yusuf. Selama di batam ini pa yusuf menjadi supir taksi yang selalu menemani saya kemanapun saya pergi. Dengan tujuh ribu per porsi nasi goreng, terasa cukup murah mengingat biaya makan cukup mahal di Batam. Sepiring nasi uduk serta pecel lele saja kisaran harganya Rp 15.000.
Ternyata pelabuhan Ferry Batu Ampar ini tidak sekecil yang saya bayangkan. Tempatnya cukup bersih, namun sayangnya saya ketinggalan vessel pertama pukul 8.00. saya datang pukul 07.55, karena check in terakhir itu 15 menit sebelum keberangkatan terpaksa saya harus menunggu pelayaran selanjutnya pukul 09.00. Untungnya ada cafe yang buka, jadi kupesan secangkir kopi susu sambil menunggu kapal berikutnya. Perasaan tegang menyelinap kedalam kalbu,karena ini merupakan kali pertama saya hendak melancong ke luar negeri. Ini merupakan salah satu mimpi saya sewaktu kecil. mendekati jadwal check in saya mebayar fiskal ke bagian pajak. 500 ribu merupakan fiskal untuk pelabuhan, berbeda dengan bandara yang mengharuskan membayar 1 juta rupiah. Sebenarnya tiket ferry ini cukup murah, hanya dengan 120 rb kita sudah mendapat tiket return ditambah sea port tax 49 ribu rupiah. ketimbang bila kita naek pesawat, setidaknya fiskal 1 juta ditambah airport tax sebesar 100 ribu ditambah tiket pesawat itu sendiri yang bisa mencapai sampai 1 juta.
Imigrasi Batu Ampar
Imigrasi di pelabuhan batu ampar terkesan sangat longgar mungkin karena masih cukup pagi, X-ray for baggage saja tidak ada yg menjaga. Saat ditanya petugas imigrasi maka terasa sangat santai dan lenggang mudah-mudahan imigrasi di singapura pun mudah setidaknya tidak seribet cerita buruk orang-orang. Ruang tunggu pun begitu informal, sampai petugas tiket yang memeriksa vessel pas nya pun banyak yang tidak berseragam.
Telat 15 menit akhirnya kapal tiba pukul 09.15. Semua penumpang pun bergegas menuju kapal ferry untuk mendapatkan posisi ternyaman. Ada niat di hati untuk duduk di dok luar, namun kuurungkan. saya hanya mengambil kursi lantai 2 bagian depan. Di ferry ini kita bisa membawa makanan serta minuman sendiri tidak seperti di pesawat. sekitar 1 jam 15 menit kapal ferry telah tiba di Harbor Front Singapore.
Harbor Front Singapore
Immigration
Subhanallah..... Finnaly i've l
anded my feet abroad. Dreams come true...
Teringat pesan teman saya, mengenai Janggut yang terkadang membuat orang2 berpikiran negatif terhadap seseorang. Tampaknya orang melayu pihak imigrasi yang mewawancaraiku... sangat ramah malah memberi saya nasihat untuk tetap tawakal kepada Allah saat saya menceritakan bahwa bisnis tidak semaju tahun lalu.
to be continued............
Pagi itu terasa berbeda dengan pagi lainnya. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan cuaca, hanya saja pagi itu saya bergegas check out untuk pindah hotel dan menyeberang ke Singapura. Jam masih menunjukan pukul tujuh ketika saya sampai pada Grand Park hotel di Batam. Check in hotel terpagi yang saya pernah lakukan. Alasannya simple, hotel sebelumnya, Singapura, yang letaknya hanya beberapa puluh meter dari grand park benar-benar membuat saya tersiksa. Hotel yang pengap, kotor, AC mati, serta setelah saya perhatikan hotel tersebut merupakan hotel yang biasa dipakai oleh Pasangan Kumpul Kebo. Dengan 80 ribu saya mengambil 1 kamar setelah jatah gratis di Hotel Novotel bintang tiga habis. Alasan mengambil Hotel Singapura cukup sederhana, dekat dengan kantor agent dan sangat dekat dengan Mesjid, tapi.....
Setelah check in dengan cepat, saya hanya menaruh carrier serta menitipkan Cucian kepada Laundry.Saya langsung menggendong tas hitam untuk mencari sarapan, nasi Goreng sebelah hotel menjadi pilihan saat itu, di pagi-pagi begini memang nasi goreng bukan menjadi makanan yang aneh di batam.
"Pa Yusuf, saya sedang sarapan. Bisa jemput saya setengah jam lagi? saya ada di tukang nasi goreng sebelah hotel" pembicaraan singkat dengan pa Yusuf. Selama di batam ini pa yusuf menjadi supir taksi yang selalu menemani saya kemanapun saya pergi. Dengan tujuh ribu per porsi nasi goreng, terasa cukup murah mengingat biaya makan cukup mahal di Batam. Sepiring nasi uduk serta pecel lele saja kisaran harganya Rp 15.000.
Ternyata pelabuhan Ferry Batu Ampar ini tidak sekecil yang saya bayangkan. Tempatnya cukup bersih, namun sayangnya saya ketinggalan vessel pertama pukul 8.00. saya datang pukul 07.55, karena check in terakhir itu 15 menit sebelum keberangkatan terpaksa saya harus menunggu pelayaran selanjutnya pukul 09.00. Untungnya ada cafe yang buka, jadi kupesan secangkir kopi susu sambil menunggu kapal berikutnya. Perasaan tegang menyelinap kedalam kalbu,karena ini merupakan kali pertama saya hendak melancong ke luar negeri. Ini merupakan salah satu mimpi saya sewaktu kecil. mendekati jadwal check in saya mebayar fiskal ke bagian pajak. 500 ribu merupakan fiskal untuk pelabuhan, berbeda dengan bandara yang mengharuskan membayar 1 juta rupiah. Sebenarnya tiket ferry ini cukup murah, hanya dengan 120 rb kita sudah mendapat tiket return ditambah sea port tax 49 ribu rupiah. ketimbang bila kita naek pesawat, setidaknya fiskal 1 juta ditambah airport tax sebesar 100 ribu ditambah tiket pesawat itu sendiri yang bisa mencapai sampai 1 juta.
Imigrasi Batu Ampar
Imigrasi di pelabuhan batu ampar terkesan sangat longgar mungkin karena masih cukup pagi, X-ray for baggage saja tidak ada yg menjaga. Saat ditanya petugas imigrasi maka terasa sangat santai dan lenggang mudah-mudahan imigrasi di singapura pun mudah setidaknya tidak seribet cerita buruk orang-orang. Ruang tunggu pun begitu informal, sampai petugas tiket yang memeriksa vessel pas nya pun banyak yang tidak berseragam.
Telat 15 menit akhirnya kapal tiba pukul 09.15. Semua penumpang pun bergegas menuju kapal ferry untuk mendapatkan posisi ternyaman. Ada niat di hati untuk duduk di dok luar, namun kuurungkan. saya hanya mengambil kursi lantai 2 bagian depan. Di ferry ini kita bisa membawa makanan serta minuman sendiri tidak seperti di pesawat. sekitar 1 jam 15 menit kapal ferry telah tiba di Harbor Front Singapore.
Harbor Front Singapore
Immigration
Subhanallah..... Finnaly i've l
Teringat pesan teman saya, mengenai Janggut yang terkadang membuat orang2 berpikiran negatif terhadap seseorang. Tampaknya orang melayu pihak imigrasi yang mewawancaraiku... sangat ramah malah memberi saya nasihat untuk tetap tawakal kepada Allah saat saya menceritakan bahwa bisnis tidak semaju tahun lalu.
to be continued............
Minggu, 23 Maret 2008
Ayat-Ayat Cinta
Mungkin basi bila saya menceritakan tentang Ayat-Ayat Cinta karangan Habiburrahman El Shirazy. Tapi kenyataannya saya telat membacanya.
Begini ceritanya:
Sabtu malam saya mengajak seorang wanita yang baru kukenal untuk menemani menonton, dan saat itu ada Ayat-Ayat CInta di Cinema XXI. Saya sudah dengan tentang dasyatnya novel tersebut dan menjadi Best Seller ASEAN, begitu ada filmnya juga saya dengan Full Booked hingga ada cinema yang hanya menayangkan Ayat-Ayat Cinta. Tapi seperti biasa saya selalu telat baca karya yang mahadasyat seperti telat baca laskar pelangi, sang pemimpi dan edensornya andrea hirata.
"Mumpung belum baca novel, jadi mudah2an bisa lebih netral menilai film ayat2 cinta, karena bagaimanapun novel tidak bisa dipersandingkan dengan filmnya, merupakan 2 media yang berbeda"
SUBHANALLAH, my tears almost streaming watched that movie. Film yang benar-benar membuat saya berpikir berkali-kali.... dan membuat saya merasa kecil. Betapa Maha Suci dan Besarnya ALLAH. saya kira tidak perlu diceritakan tentang isi Film tersebut, sudah banyak blog atau resume yang menulisnya.
Pulang dari nonton, dada saya masih bergetar, satu pertanyaan utama yang timbul dalam hati: "Apakah Saya Seorang Muslim?"
Keesokannya saya putuskan membeli novelnya di Palasari, dan saya bawa ke cikarang. Begitu sibuknya minggu setelah saya nonton, tapi saya curi waktu dan minggu itu pula saya menyelesaikan baca. Tak bisa kupungkiri membacanya membuat saya menitikan air mata berkali-kali, kagum, sadar, malu.... Kembali pertanyaan berkecamuk dalam jiwa:
"Apakah saya seorang muslim? kalo iya mengapa kehidupan saya sangat jauh dari Tuntunan Rasulullah SAW, semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat kepadanya"
"mengapa dalam sholat saya tidak khusyu, bagaimana anak berumur 7 tahun di Tanah Arab sana bisa hafal Al-Quran sedangkan saya hanya hapal beberapa surat,itu pun sangat pendek yang terdapat di Juz 30, mengapa terakhir ini saya masih menganggap pacaran sebagai hal yang sangat wajar, mengapa pemikiran saya seakan lebih mengagungkan Dunia terutama barat, mengapa saya belum berani berteriak SAYA ADALAH MUSLIM, mengapa saya masih takut kepada bos ketimbang Allah"
Betapa cinta pada Allah dan Rasulnya itu menenangkan....
Buat apa saya hidup? Apa yang saya cari dalam hidup?
Mungkin selama ini pengajaran agama lebih bersifat Doktrin, antara Surga Neraka, Malaikat Iblis, Salah Benar... Padahal bila kita tahu maka Mencintai Allah dan Rasulnya akan membuat hidup berkah. Bila kita mengaudit diri kita, berapa banyak amal dan dosa yang kita lakukan di dunia, maka betapa sedikitnya amal dan betapa menggunungnya dosa. Dengan mengenal dan mencintai Allah serta Rasulnya maka kita melakukan ibadah karena kebutuhan, karena kita cinta bukan karena terpaksa dan takut. Benar bila kita harus takut pada Allah, tapi Allah maha pengasih dan penyayang. Maha suci Allah yang menganugerhakan hati yang lembut pada manusia.
Saya mau tanya kepada anda yang mengaku muslim, Apakah anda muslim? mengapa anda takut memperlihatkan bahwa anda seorang muslim, seorang yang dibekali agama yang rahmatan lil alamin.
Betapa tak terukur nikmat yang Allah berikan pada kita. Dari bangun tidur saja tadi berapa nikmat yang Allah berikan.
Betapa sempurnya Rasulullah, Akhlak yang baik, Al Quran berjalan. Betapa Ikhlas dan sabarnya beliau....
Insya Allah saya akan belajar lagi mengenal Allah dan Rasulnya. Semoga Allah memberi petunjuk bagi kita semua, menjadikan Cinta kepadanya serta Rasulnya lebih dari cinta kita terhadap Dunia yang sementara ini. Mudah - mudahkan hidup kita dipenuhi berkah...
Allah Yubarik Fik......
Begini ceritanya:
Sabtu malam saya mengajak seorang wanita yang baru kukenal untuk menemani menonton, dan saat itu ada Ayat-Ayat CInta di Cinema XXI. Saya sudah dengan tentang dasyatnya novel tersebut dan menjadi Best Seller ASEAN, begitu ada filmnya juga saya dengan Full Booked hingga ada cinema yang hanya menayangkan Ayat-Ayat Cinta. Tapi seperti biasa saya selalu telat baca karya yang mahadasyat seperti telat baca laskar pelangi, sang pemimpi dan edensornya andrea hirata.
"Mumpung belum baca novel, jadi mudah2an bisa lebih netral menilai film ayat2 cinta, karena bagaimanapun novel tidak bisa dipersandingkan dengan filmnya, merupakan 2 media yang berbeda"
SUBHANALLAH, my tears almost streaming watched that movie. Film yang benar-benar membuat saya berpikir berkali-kali.... dan membuat saya merasa kecil. Betapa Maha Suci dan Besarnya ALLAH. saya kira tidak perlu diceritakan tentang isi Film tersebut, sudah banyak blog atau resume yang menulisnya.
Pulang dari nonton, dada saya masih bergetar, satu pertanyaan utama yang timbul dalam hati: "Apakah Saya Seorang Muslim?"
Keesokannya saya putuskan membeli novelnya di Palasari, dan saya bawa ke cikarang. Begitu sibuknya minggu setelah saya nonton, tapi saya curi waktu dan minggu itu pula saya menyelesaikan baca. Tak bisa kupungkiri membacanya membuat saya menitikan air mata berkali-kali, kagum, sadar, malu.... Kembali pertanyaan berkecamuk dalam jiwa:
"Apakah saya seorang muslim? kalo iya mengapa kehidupan saya sangat jauh dari Tuntunan Rasulullah SAW, semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat kepadanya"
"mengapa dalam sholat saya tidak khusyu, bagaimana anak berumur 7 tahun di Tanah Arab sana bisa hafal Al-Quran sedangkan saya hanya hapal beberapa surat,itu pun sangat pendek yang terdapat di Juz 30, mengapa terakhir ini saya masih menganggap pacaran sebagai hal yang sangat wajar, mengapa pemikiran saya seakan lebih mengagungkan Dunia terutama barat, mengapa saya belum berani berteriak SAYA ADALAH MUSLIM, mengapa saya masih takut kepada bos ketimbang Allah"
Betapa cinta pada Allah dan Rasulnya itu menenangkan....
Buat apa saya hidup? Apa yang saya cari dalam hidup?
Mungkin selama ini pengajaran agama lebih bersifat Doktrin, antara Surga Neraka, Malaikat Iblis, Salah Benar... Padahal bila kita tahu maka Mencintai Allah dan Rasulnya akan membuat hidup berkah. Bila kita mengaudit diri kita, berapa banyak amal dan dosa yang kita lakukan di dunia, maka betapa sedikitnya amal dan betapa menggunungnya dosa. Dengan mengenal dan mencintai Allah serta Rasulnya maka kita melakukan ibadah karena kebutuhan, karena kita cinta bukan karena terpaksa dan takut. Benar bila kita harus takut pada Allah, tapi Allah maha pengasih dan penyayang. Maha suci Allah yang menganugerhakan hati yang lembut pada manusia.
Saya mau tanya kepada anda yang mengaku muslim, Apakah anda muslim? mengapa anda takut memperlihatkan bahwa anda seorang muslim, seorang yang dibekali agama yang rahmatan lil alamin.
Betapa tak terukur nikmat yang Allah berikan pada kita. Dari bangun tidur saja tadi berapa nikmat yang Allah berikan.
Betapa sempurnya Rasulullah, Akhlak yang baik, Al Quran berjalan. Betapa Ikhlas dan sabarnya beliau....
Insya Allah saya akan belajar lagi mengenal Allah dan Rasulnya. Semoga Allah memberi petunjuk bagi kita semua, menjadikan Cinta kepadanya serta Rasulnya lebih dari cinta kita terhadap Dunia yang sementara ini. Mudah - mudahkan hidup kita dipenuhi berkah...
Allah Yubarik Fik......
Langgan:
Entri (Atom)