Perasaan saya diakhir umur ke-22 ini saya tidak jauh berbeda umur dengan anak sma. Yang membedakan paling dominan mungkin janggut saya yang bertambah panjang.
Tapi ketika saya merenungkan kembali perbedaannya sangat luar biasa...... teramat beda.
Beberapa hari yang lalu saya ikut seminar motivasi secara UnConditionally. Ceritanya begini sabtu sore saya dapet sms dari BOS saya, isinya suruh ikut seminar motivasi di ITB. Tadinya males banget, saya ingin istirahat di hari minggu, tapi saya pikir2 lumayan gratis dan sebenernya kalo saya banyak waktu malah saya nunggu seminar kaya gini dan akhirnya saya memutuskan untuk ikut dengan biaya bisa di reimburse ke kantor.
seminarnya menampilkan 2 pembicara Rama Royani dan Andri Wongso.
1. Rama Royani (Abah rama)
Beliau tidak pandai membakar semangat karena beliau bukanlah motivator lebih tepat disebut guru. Tapi justru ini yang menarik dari seminar tersebut karena dia merupakan orang yang mempromosikan Talent mapping di Indonesia. Semua manusia itu unik, semua punya kekuatan dan kelemahan. Selama ini kita selalu memperbaiki kelemahan padahal hidup akan lebih optimal bila kita memaksimalkan kekuatan. Kelemahan (bukan bakat kita) tidak akan bisa dirubah, jadi mending kita cari kekuatan kita (bakat) dan kejar impian di jalur itu.
2. Andrie Wongso
Seperti motivator lainnya, penuh semangat, dan membakar semangat. setelah dibekali dengan teori yang benar maka semangat saya dibakar olehnya.
Dari seminar tersebut saya semakin yakin akan impian saya.
Impian tiap orang berbeda, bagi saya impian saya hanya satu
BAHAGIA DUNIA DAN AKHIRAT
Simple bukan, atau terlalu general dan kompleks. saya ingin hidup bahagia bersama orang-orang di sekitar saya. Saya hanya ingin bahagia dan berguna bagi semua orang.
Menjadi kayaraya hanya sebagian dari impian yang sangat penting.
Saya jadi semakin berpikir tentang karir saya, setelah selama ini saya kerja jadi akuntan di tempat antah berantah (5 bulan) dan saya belum bisa sepenuhnya settle apalagi enjoy, sudah saatnya saya kejar kembali impian saya. Tempat ini hanyalah tempat kursus sementara..... impian saya bukan disini.
Saya masih ingin jadi dosen, guru, enterprener, keliling Indonesia, keliling dunia, bikin yayasan yang fokus di pendidikan, dan menggoreskan nama harum bagi bangsa Indonesia.
Muluk2???
Terserah, tapi itu impian saya. Dan saya lakukan dengan ridho Mama......
hmmmmmmmmm............. Impian saya amat besar dan bisa berubah tiap saat, tinggal mau ga saya membayar hal itu?
Rabu, 14 November 2007
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
1 komentar:
hampir semua berawal dari sebuah mimpi..yang membedakannya adalah..ada yang bekerja keras mewujudkannya..ada yang cuma berakhir dan hanya sekedar mimpi saja..
Poskan Komentar